Blogger Widgets Blogspot Tutorial

Thursday, October 13, 2016

Sebuah Catatan Penantian #2

Satu persatu mereka pergi. Pergi meninggalkanku di sini dalam kesendirian.

Mereka datang dan pergi silih berganti. Hanya sebentar  saja, layaknya sebuah persinggahan sementara dalam masa penantian.
Penantian seseorang yang kan menjemputnya.
Tak terhitung sudah kali keberapa aku menyambut kedatangan dan melepas kepergiannya..
Tak terhitung pula berapa banyak tanya yg terlontar kepadaku.
"Ustazah,  kapan?  itu ustzh A,  B,  C sudah"
"ayo ustzh kapan nyusul? masa keduluan, padahal kan ustzh sdh lama ya di sini?"

dan sederet kalimat2 serupa yg ditujukan untukku, sampai2 aku bosan dan lelah menjawabnya.

Duhai anak anakku,  sahabatku, atau siapapun itu yg selalu bertanya-tanya tentang hal itu,  bukannya aku tak ingin, bukannya aku menunda-nunda atau memilih milih. Tak pernah ada sedikit pun niat seperti itu. Bahkan aku ingin,  ingin sekali seperti mereka, merasakan kebahagiaan yg mereka rasakan. Bukan menunda, tapi memang karena belum ada, belum ada yang datang menjemputku. Aku hanya punya ingin, tapi Allahlah yang punya izin,  lalu apa dayaku, hanya bisa pasrah padaNYA.

Aku tau,  sangat tau dan paham,  bahwa semua sdh diatur oleh Allah. Sudah ditentukan kapan wktunya, dengan siapa dan bagaimana. Hanya saja terkadang,  hati ini serasa makin melemah. Aku takut jika aku tak lagi mampu menahan beban rasa ini.

Hanya air mata yang berbicara,  menumpahkan segala rasa dan gundah di hati.  Dalam kesunyian malam,  dalam kesendirian menghadap padaMU ya Robbi. 

Oktober,  13th 2016.
At 21.52