Blogger Widgets Blogspot Tutorial

Sunday, September 17, 2017

Senja

Senja...
Matahari, langit, awan...
Senja...
Selalu mengajarkan kita untuk pulang
Tak peduli betapa jauh kita terbang

Senja...
Sebuah pertanda bahwa setiap kisah
Pasti kan ada akhir
Layaknya pagi yang bertemu malam
Entah malam gelap mencekam
Ataukah malam gemerlap bercahaya bintang

Senja...

📷Taken from Padang Jaya Village, Kuaro.

11th of July 2017

Saturday, September 9, 2017

Ilusi

Hujan turun dengan derasnya
Laksana peluru yg menghantam seluruh tubuhku
Di bawah guyuran hujan aku diam terpaku menatapmu...

Aku seperti berimajinasi...
Bagaikan sebuah ilusi...
Imajinasiku menciptakanmu

Kau seperti magnet yang sangat kuat
Seakan-akan menarikku
Aku selalu ingin berada di dekatmu...
Aku berharap dapat bersamamu...
Di setiap detik hembusan nafasku...

Aku mencintaimu.....

Thursday, September 7, 2017

Untukmu Ibu

Setiap kali memikirkanmu
Serasa ada sesak di dada
Memaksa butiran bening menetes perlahan
Mengalir membasahi pipi

Entah berapa banyak air mataku
Yang telah tertumpah untukmu
Menghiasi malam-malamku
Di antara sujud-sujud panjangku

Begitu berat beban di pundakmu
Perjuanganmu tak mengenal batas
Pengorbananmu tak terhitung angka
Hanya demi kami, anak-anakmu

Ragamu kini tak lagi sama
Perlahan melemah seiring usia senjamu
Namun hati dan semangatmu tetap sama
Tak terkikis oleh sakit yang menghantuimu

Kasih sayangmu seluas samudra
Tak pernah terucap namun terasa
Tersirat dalam tatapan matamu
Tercermin dalam sikap dan perhatianmu

Ibu...
Maafkan aku
Yang kadang bersikap acuh padamu
Yang tanpa sengaja kadang menyakiti perasaanmu
Sungguh bukan maksud hatiku
Hanya aku yang tak pandai merangkai kata

Ibu...
Maafkan aku
Yang kadang mengecewakanmu
Karena tak semua inginmu bisa ku penuhi

Ibu...
Terima kasih untukmu
Atas kasih sayang dan perhatianmu
Atas segala hal yang t'lah kau berikan untukku

Kuaro,  2 September 2017
Finished at 20.25 p.m. 

Hujan

Gemuruh awan gelap berarak sendu
Langit biru seketika kelabu
Rintik gerimis pun jatuh perlahan
Beradu dengan hembusan suara angin

Hujan...
Hadirmu ingatkan aku pada satu rindu
Rindu yang tak pernah bertepi
Saat mimpi masih menghantui malam-malamku
Hadirkan bayang-bayang kelam

Hujan...
Setiap tetesmu yang jatuh ke bumi
Laksana denting melodi rindu
Yang mengalun indah di relung hati
Membawaku hanyut dalam  imajinasi tak pasti

Hujan...
Biarkan aku melepas bebas
Segala asa yang pernah ada
Segenap rindu yang masih tersisa
Bersama gemuruh suara tetesanmu

Kuaro, 4 September 2017
15.18 Wita

Sunday, July 30, 2017

Andai Saja Kau Mengerti

Andai saja kau tau
Betapa kacaunya hati ini
Atas beribu tanya yang kerap hadir menyapa tanpa cela
Andai saja kau mengerti
Betapa kerasnya hati ini menahan
Bermacam rasa dan asa yang kian menghimpit sesak
Nyaris meruntuhkan dinding pertahanan yg kian rapuh

Tlah lama aku menahan sesak
Tlah lama aku menguatkan hati
Tlah lama aku menahan semua rasa
Mencoba dan terus berusaha
Menguatkan dan menjaga kesabaran
Hingga kini, nanti dan selamanya

Sungguh....
Tak ada niat tuk memaksa
Tak ada maksud tuk meminta
Tak ada maksud tuk mengejar
Hanya sekedar menyampaikan rasa
Hanya ingin melepas terbang asa

Namun kini, aku mengerti
Mungkin belum saatnya ia tuk terbang
Biarlah rasa itu tetap tersimpan rapi
Terbungkus rapat dalam bingkai hati
Hingga suatu saat nanti
Kan kutemukan jawaban pasti
Atas segala tanya yg sering terucap
Hingga suatu saat nanti
Kan ku curahkan segala rasa
Yang tlah lama bersemayam di hati
Padamu yang entah di mana

Semoga kau mengerti
Semoga kau memahami
Untukmu....

Tanah Grogot City,  1st of August 2017
Finished At 04.14 p.m.

Saturday, July 1, 2017

Sebuah Catatan Penantian #4

Sudah yang kesekian kalinya aku dicecar pertanyaan tentang itu. Dari yang mulai sekedar iseng,  candaan, dan yg memang serius menanyakannya. Dan always, seperti sudah jadi tradisi atau kebiasaan,  pertanyaan semacam itu selalu muncul disaat silaturahim idul fitri.

Sekedar pertanyaan sih it's okey,  ngga apa-apa. Tapi embel-embelnya itu loh yg kadang ngga enak didenger. Makanya ngga usah pilah pilih deh,  mau nyari yg kayak apa sih? ngga usah ketinggian lah kriterianya,  dan bla....bla...bla....
Itu yang kadang buat ngga nyaman.
Iya sih memang aku paham dan ngerti bahwa prtanyaan2 itu artinya tanda perhatian,  care, sayang buat yg ditanya. Namun terkadang justru ada kalimat atau prnyataan2 yg menohok dan menyakitkan hati,  meruntuhkan dinding pertahanan hati yang sudah susah payah dibangun.

Bukannya tak ingin,  atau tak mau,  atau pilah pilih atau mencari sosok yg sempurna. Tak ada, sungguh tak ada niatan seperti itu. Jika boleh jujur dari hati terdalam, aku pun ingin seperti yang lain,  ingin menyempurnakan separuh dienku, mengikuti sunnah RasulMu. Namun sungguh Allahlah pemilik skenario hidup setiap hamba. Allahlah. Manusia hanya bisa berikhtiar dan berdoa, hasilnya Allahlah yang menentukan. Karena jodoh, rezeki dan kematian telah tertulis di lauh mahfudz.
Allah Maha Tahu apa yg terbaik untuk setiap hambaNYA. Yakin dan percaya.

Tanah Grogot City,  July 2nd 2017
At 02.19 p.m

Wednesday, June 14, 2017

Hujan by Ali Sastra



Song Lyric

Langit biru t'lah kelabu

Awan berarak sendu
Bumi bertasbih
Senandung lirih huu..



Gerimis pun membasahi
Sudut-sudut hati
Tumpahkan semua puisi rasa
Dalam nyata

Kubiarkan hujan mengawal rinduku
Padamu yang indah disana

Kuhanyutkan hati menembus cintamu
Dan aku pun merasa
Bahagia

Kubiarkan hujan mengawal rinduku
Padamu yang indah disana

Kuhanyutkan hati menembus cintamu
Dan aku pun mengecap
Bahagia



Tuesday, May 16, 2017

My Notes #Masih Sekolah ya De?

Seminggu lebih menjaga ibu yang dirawat di RS, ada hal menarik yang tak pernah tak terjadi padaku. Di mana pun,  persangkaan dan pertanyaan sejenis ini selalu saja aku dapatkan. Pun ketika dalam seminggu ini, aku berada di RS, bukan hanya 1 atau 2 orang saja,  bahkan semua orang yg baru mengenalku atau tak mengenalku sebelumnya selalu menduga dan menyangka seperti gambar ini.

Dengan salah satu keluarga pasien yg bersebelahan dgn ibu. "ibunya ya de? "
"iya bu" "sekolah dmn de? "
(aku hanya tersenyum, pasti deh gini nih) "sy sdh ngajar bu" (ekspresi wajah ibu itu berubah seketika, mgkin kaget) "oooh... tak kira msih anak sekolahan, eh sekalinya sdh dewasa toh,  badanx kecil sih sampean, masih cocok jdi anak smp ato sma" (aku hanya menanggapinya dgn tersenyum, yah.... sprti biasa deh)

Setelah percakapan itu,  baru aku tau ternyata, keluarga si ibu itu yg sempat aku ajak ngobrol jg trnyata berpikiran sama. Begitu pula dgn beberapa keluarga pasien lain yg sempat berinteraksi dgn ku, selalu menanyakan hal itu.

Lalu,  dengan salah satu perawat RS yg sdh bbrapa kali bolak balik ngsih obat, nyuntik,  dll.
Pagi ini, seperti biasa ibu pasti akan dapat injeksi obat via suntikan infus,  dan aku kebetulan lagi baca buku, novel. "rajin men, sinau terus ya,  ranking satu mesti di skolahan"
(komentar si perawat pake bahasa jawa) (aku spontan lgsg ngejawab, dripada dikira anak sekolahan terus) "dah ngga skolah mas,  sy yg ngajar, sy gurunya" "oolah... wes ngajar toh, tak kira anak sekolahan, koyo anak sekolah sih, ngajar dmn mb? " "di Al Khawarizmi" "ooh.... "

Jadi ternyata dari kemarin2, aku ini disangka masih anak sekolahan, pantesan aja waktu ada perawat yg mau mnta ttd kluarga utk persetujuan tindakan medis, dan tau aku yg mau ngasih ttd, si mba perawat agak gmna gitu ngeliatin aku, dikiranya aku nih bukan orang dewasa, setelah kuyakinkan baru deh boleh.
Huufft.... capek jg ya kadang2 begitu,  masa selalu dikira anak sekolahan.... susah memang punya badan kecil n imut gini... 😄😆😅😜

Tana Paser,  11 Mei 2017
RSUD P.Sebaya Tana Paser

Friday, December 23, 2016

Tips Menjaga Hati Agar Tak Mudah Jatuh Hati


“Jagalah hati, jangan kau kotori…
Jagalah hati, lentera hidup ini…
Jagalah hati, jangan kau nodai…
Jagalah hati, cahaya ilahi…
Bila hati kian bersih, pikiranpun akan jernih
Semangat hidup kan gigih, Prestasi mudah diraih
Tapi bila hati keruh, pikiran jadi gemuruh
Seakan dikejar musuh, dengan Allah kian jauh..”
Hati, adalah bagian terpenting dalam kehidupan manusia, bahkan semua gerak pikir kita, gerak fisik kita dipengaruhi oleh hati. Rasulullah SAWpun menyampaikan pentingnya hati sebagaimana dalam hadits berikut :
“Sesungguhnya di dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik maka seluruh tubuh akan baik pula, dan jika ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal darah itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baper (Baca : bawa perasaan), adalah sejenis penyakit hati yang lagi ngetrend saat ini. Sehingga dengan mudah tersentuh perasaannya. Apakah itu karena pujian, rayuan atau sindirian. Penyakit hati yang juga sering membuat anak muda linglung adalah jatuh hati, semacam rasa ketertarikan pada lawan jenis, entah itu karena memang diperhatiin sama si “dia” secara khusus atau hanya ke geer-an, pekerjaan menjaga hati memanglah tidak mudah namun juga tidak sulit, sulit-sulit gampang mungkin itulah istilah yang cocok disematkan padanya.
Pada tulisan kali ini, kita akan membahas tips untuk menjaga hati, khususnya bagi kaum muslimah. Lagi-lagi tujuannya adalah agar tak mudah jatuh hati, tak mudah baper-an, tak mudah ke geer-an dan bisa membedakan mana hati-hati yang yang dengan hati mendekatinya atau hanya ingin sekedar merusak hati. Tentu (lagi-lagi) dalam konteks terhadap lawan jenis, sebab tak sedikit wanita yang menjadi korban “jatuh hati” karena tak begitu pandai memegang hati.
7 Tips Menjaga Hati Agar Tak Mudah Jatuh Hati adalah :
1. Selalu mengisi hati dengan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT
Hati kita ini ibaratkan sebuah wadah, yang jika tidak isi dengan kebaikan maka keburukanlah yang akan mengisinya. Jika kita tidak isi dengan kerinduan pada Allah, kerinduan menyebut nama Allah, kerinduan membaca surat cintanya Allah maka dia akan diisi oleh kerinduan-kerinduan pada yang lain bahkan pada sesuatu yang belum halal baginya.

Fenomena Alam dan Waktu Shalat

Bismillahirrohmaan Nirrohiim....

Sebuah buku ilmiah karya Prof. DR. Ir. H. Osly Rachman, MS berjudul “THE SCIENCE OF SHALAT” yang diterbitkan Qultummedia memaparkan betapa hebatnya hikmah sholat tepat waktu.
➡Ternyata perpindahan waktu sholat adalah bagian dari kekuasaan Alloh SWT yang mengandung hikmah & keajaiban alam pada setiap detiknya.
√ Setiap peralihan waktu sholat secara bersamaan telah terjadi perubahan energi alam yang dapat diukur serta dapat dirasakan melalui perubahan warna alam :
1. #SUBUH⛅
✅Pada waktu subuh alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Ketika adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimum yang kemudian diserap oleh tubuh terutama pada waktu ruku` dan sujud.
Kerugian bagi yang masih tidur pulas pada waktu subuh karena akan kehilangan kesempatan mendapat semangat baru untuk mencari rezeki dan berkomunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika ruh dan jasad masih lelap tertidur
2. #DZUHUR☀
✅Warna alam pada saat memasuki waktu dzuhur bernuansa menguning yang berpengaruh terhadap perut dan sistem pencernaan manusia. Warna kuning keemasan ini memiliki pengaruh terhadap hati. Selain itu warna kuning ini juga mempunyai rahasia yang berkaitan dengan perasaan dan keceriaan seseorang. Jadi,
Kerugian besar bagi yang melewatkan sholat Dzuhur karena akan berakibat gangguan pada sistem pencernaan serta berkurangnya keceriaan.